Halaman

Rabu, 30 Januari 2013

5 Aktifitas OS dalam Manajemen Proses

Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen proses seperti :
• Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem proses.

• Menunda atau melanjutkan proses.

Metode Remastering Linux

Linux merupakan salah satu OS bertipe open source .
dengan statusnya yang open source tentunya orang akan ingin mengubah, membuat, atau mengembangkan linux yang dimiliki .
Dalam prakteknya dapat digunakan 3 cara yaitu :
   - Linux From Scratch (LFS)
   - Turunan
   - Remastering

 LFS merupakan cara pertama yang dapat dilakukan untuk membuat linux. Seperti namanya cara ini diterapkan dengan membuat sistem operasi dari awal secara manual. Keuntungan penggunaanya adalah:
-Lebih mengerti program linux yang dijalankan. Dengan membuat sendiri linux dari awal tentunya kita akan mempelajari sistem linux itu sendiri. Selain itu kita lebih familiar dengan sistem operasi yang kita kembangkan sendiri
-Membuat system linux yang lebih kecil dan sederhana. Dengan membuat sendiri linux, kita dapat menyesuaikan kebutuhan kita dengan OS yang akan dibuat. Dengan begitu file yang akan diahasilkan akan kecil.
-Lebih flexible dikarenakan kita dapat mengubah dan mebuat sesuka kita
-Lebih aman karena tentunya hanya kita yang tau sistem linux yang kita buat sehingga jarang ada yang dapat meretasnya.
  Turunan adalah Sebuah proses untuk membuat sebuah linux baru dari linux yang sudah ada sebagai dasar atau pondasi sistemnya, hampir sama dengan definisi distro remastering cuma dalam distro turunan ada beberapa paket aplikasi khas yang dipelihara oleh developer distro turunan tersebut. tujuannya pun hampir sama dengan distro remastering, sebagai pengembangan dan penyesuain dengan kebutuhan pengguna.

Senin, 21 Januari 2013

perbedaan short-term, medium-term dan long-term

short term
digunakan untuk memilih diantara proses-proses yang siap di eksekusi.
digunakan untuk memilih proses baru untuk CPU.
Proses dieksekusi hanya beberapa milidetik sebelum menunggu I/O.
Pada system time sharing, setiap proses baru ditempatkan di memori.

medium term
di butuhkan untuk penjadwalan level tambahan (intermediate) pada beberapa OS
Memperkenalkan konsep swapping proses yaitu proses di “swap out “ dan di “swap in”
Swapping proses untuk meningkatkan “process mix” atau karena perubahan pada kebutuhan memori melebihi memori yang tersedia, memori perlu dibebaskan.

long term
digunakan untuk memilih proses dari pool dan menyimpannya ke memori.
digunakan hanya jika proses meninggalkan system.
Proses-proses pada system batch di spool ke mass storage device (disk), disimpan sebagai eksekusi selanjutnya.
karena antar eksekusi terjadi interval yang panjang, Long term mempunyai waktu lebih banyak untuk memutuskan proses mana yang dipilih untuk eksekusi.
Long term memilih dengan baik “process mix” antara I/O bound dan CPU bound.
Bila semua proses adalah I/O bound, ready queue hampir selalu kosong.
Bila semua proses adalah CPU bound, I/O queue hampir selalu kosong.
Pada beberapa system, Long term tidak digunakan (misalnya pada time sharing system) atau minimal.